Selasa, 18 Januari 2011

Model Konseptual Keperawatan Anak

MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN ANAK


Model Konseptual Keperawatan Anak
Sehat
 


                                       Keperawatan                        Anak/keluarga

 

Masyarakat

Peran Perawat  à  PHC
Ø                  Pembinaan hubungan terapeutik
Ø                  Pembela   Anak/Keluarga
Ø                  Promosi Penc. Primer
Ø                  Pendidik
Ø                  Konseling
Ø                  Pelaksana
Ø                  Koordinator
Ø                  Perujuk
Ø                  Pembuat perawat etis

Tingkat pencegahan
 

                                    Primer               Sekunder                 Tertier
 

                                                                      Primary Nursing


Primer     :  menjaga  kesehatan supaya tidak sakit, mis promosi kesehatan, gizi
Sekunder : menurunkan/ meminimalkan komplikasi, mis anak yg sudah sakit tidak ber tambah  sakit dengan penyakit  lain.
Tertier     : menurunkan kecacatan dan rehabilitasi (terjadi kecacatan yg lebih lanjut).

Dasar Kerangka Pikir Proses Keperawatan
¯
Pendekatan fokus data psikologis
¯
MASLOW
¯
Pengkajian Dasar
¯
Johnson, Orem, Roy à Adaptasi
                                                                 ¯
                                                          self care
                                              tingkah laku

Pendekatan  à Respon manusia/ANA - NANDA
1.          Exchanging à saling take and give
2.          Communicating à komunikasi terapiutik
3.          Relating à ikatan/pertalian
4.          Valuing à penghargaan
5.          Choosing à alternatif pemilihan
6.          Moving à  pergerakan
7.          Perceiving à penerimaan
8.          Knowing à pengetahuan
9.          Feeling à perasaan

M. Gordon; 11 pola fungsi  kesehatan:
1.          Pola pengelolaan sehat dan persepsi sehat
2.          Pola metabolit – nutrisi
3.          Pola eliminasi
4.          Pola Aktivitas dan kegiatan
5.          Pola Istirahat dan tidur
6.          Pola Persepsi kognitif dan daya nalar
7.          Pola Konsep diri dan persepsi diri
8.          Pola Hubungan sosial dan peran
9.          Pola Reproduksi dan seksual
10.      Pola Toleransi terhadap stress koping
11.      Pola Nilai Belief
Proses Keperawatan
Ø          Proses berfikir ilmiah
Ø          Kerangka kerja praktek
Ø          Identifikasi dan menyelesaikan suatu masalah

Ada    Langkah  dalam  Pengkajian   :
1.         Pengkajian
2.         Diagnosa  Keperawatan
Masalah
Eteologi
Tanda dan gejala.
3.         Perencanaan
4.         Implementasi
5.         Evaluasi.

PENGKAJIAN
à Dasar Proses Keperawatan   
Sumber-sumber Data
Ø          Interview/riwayat kesehatan
-         Anak
-         Keluarga
-         Individual Significant
Ø          Observasi Interaksi Sosial
Ø          Pengkajian Perkembangan
Ø          Pengkajian Fisik
Ø          Data Laboratorium
Ø          Konsultasi Profesi Kesehatan Lain

Pada klien harus di kaji:
Fisiologis, psikologis, kultur, spritual, dan perspektif.
Lingkungan à dilakukan periodik pada anak dan keluarga.

Pengkajian:
Ø          Komprehensif
Ø          Screening  (mencari data)
Ø          Focused à bila ada disfungsi fousing harus dilakukan

Pengkajian Yang Lengkap:
Ø         Data tentang anak dan kelas
Ø         Kebutuhan perawatan kesehatan diuvaluasi
Ø         Penyebabfungsi anak dan kelas terganggu
Ø         Susun masalah-masalah yang mungkin ada.

Interpretasi dan membuat keputusan tentang data yang dikumpulkan
 


Ø      Tidak ada masalah kesehatan, tidak ada intervensi
Ø      Potensial disf (x ) kesehatan , intervensi untuk menfasilitasi promosi kesehatan
Ø      Aktual disf (x) kesehatan, intervensi meminimalkan disf (x) à max kes naik

Dx Keperawatan à Pernyataan klinis tentang respon individu, keluarga, masyarakat terhadap masalah kesehatan / proses kehidupan baik aktual / potensial

3 Komponen : P. E . S.
Problem
P  à  Menggambarkan respon anak terhadap berkurangnya pola kesehatan anak, keluarga dan masyarakat.
Respon à
Ø      Gangguan proses kehidupan
Ø      Gangguan pola
Ø      Gangguan F (x)
Ø      Gangguan perkembangan
Etiologi
E à  Faal, situasi, maturasi yang menyebabkan masalah/pengaruh terhadap perkembangan
   à  Menggunakan kategori diagnostik NANDA
   à  Bervariasi penting untuk tindakan intervensi
Selalu melihat Etiologi
Co/ : Non compliance in dieatary restriction
Etiologi yang mungkin :
1.      < pengetahuan
2.      Menolak sakit
3.      Sumber ekonomi lemah / rendah
4.      Konflik budaya
Simptom
S   Derifat dari pengkajian pasien Merujuk pada defisiensi karakteristik (membantu membedakankategori diagnostik)
            Masalah  :
            Kesehatan yang aktual
            Katagore diagnostik berhubungan dengan F (x) dan koping keluarga
            Definisi karakteristik

Kritikal dalam memilih pasien keperawatan yang paling tepat.

Cara prioritaskan masalah :
  1. Fokus ancaman kehidupan
  2. Fokus kepada keluhan / masalah
  3. Fokus pada akibat dari masalah utama
  4. Fokus kepada kebutuhan
 


Perawat harus bisa berkomunikasi dengan anak dan keluarga

Perencanaan
            Perbedaan standar dengan
Asesment                     - Informasi khusus hanya masalah
Dx Perawatan               - Semua masalah dengan etiologi yang umum
Planning                        - Tujuan luas dan menggambarkan tujuan pasien
Implementasi                - Intervensi keperawatan luas dan bisa diterapkan u/ sebagian besar Pasien dengan masalah
Evaluasi                        - Kemajuan pasien diharapkan bisa diidentifikasi.

Perencanaan
Mengembangkan rencana dan tujuan.
Hasil              *  Meningkatkan status kesehatan
                      *  Kondisi klinik   
                      *  Tingkah laku
 


-         Standar care plan
-         Individualised care plan
Pada anak > dipakai individualised care plan
Individualised
Ø      Informasi spesifik identitikan masalah anak dan keluarga
Ø      Khusus untuk anak dan keluarga rencana asuhan langsung kepenyakit
Ø      Tujuan khusus dan menggambarkan tujuan pasien
Ø      Kemajuan pasien secara aktual bisa diidentifikasi

Domain of Profesional
Nursing of Pediatric

Dependent           Perawat dalam melakukan tindakan sesuai medical order yang didapat
Interdependent           Implementasi melibatkan 2 disiplin ilmu
Independent             Wewenang utuh perawat untuk melakukan tindakan keperawatan

Dependent
                                    Interdepent      
 

Medical Dx ---                                                 Independent
 

                                    Nursing Dx
 

Medical order

                                    Nursing Intervention
Evaluasi
Ø      Tujuan bisa dicapai
Ø      Rencana modifikasi
Ø      Alternatif yang harus dipertimbangkan

Pedoman observasi
 


Standar care plan
 


                        Membantu mengidentifikasi metode evaluasi
                        Untuk mencapai tujuan

The Interrelated Phase of the Nursing Proses

Pengkajian:
-         Pengumpulan data.
-         Data subjektif
-         Perilaku adaptif
-         Perilaku merawat diri
-         Perilaku sehat  fungsional
 



         Analisa
-         Mengembangkan dengan normal
-         Interpretasikan teori
 



       Equalibrium                                               Disequilibrium
 



Support perilaku                                               Diagnosa keperawatan
Koping adaptive
Meningkatkan kemandirian
 



Pengkajian ulang                                               Perencanaan
kesenjangan data-                                             Validasi diagnosa
data baru yang ada                                           menetapkan tujuan
perubahan status                                               rencana intervensi
kesehatan
 

                                                                        Intervensi

Tujuan tidak tercapai                                        Evaluasi tingkat pencapaian
Tujuan tercapai                                     Perubahan perilaku terhadap tujuan
Diagnosa  Keperawatan   :
Mendasari intervensi keperawatan dan menjadi  tanggung gugat  perawat.

Tipe  :
1.         Aktual 
Label
ü      Perubahan
ü      Infektif
ü      Kerusakan
ü      Gangguan
ü      Intoleransi
ü      Defisit
ü      Kelebihan
ü      Penurunan
ü      Disfungsi

Tanpa  Label.
ü      Cemas
ü      Nyeri

2.         Resiko
Label  :  resiko

3.         Sejahtra
Label        :  Potensial
Tanpa label

Etiologi  :
v     Patofisiologi
v     Situasi / lingkungan
v     Maturasi
v     Terapi

Tindakan
§           Observasi
§           Teaching
§           Terapi kolaborasi
§           Terapi keperawatan.

Pedoman Dokumentasi Keperawatan
1.      Pengkajian awal dan pengkajian kembali
2.      diagnosa keperawatan dan kebutuhan carepasien
3.      Indentifikasi intervensi untuk memenuhi kebutuhan Askep
4.      Askep yang diberikan
5.      Respon psien dan hasil ASKEP
6.      Kemampuan pasien penting untuk memberikan perawatan selanjutkan
Photobucket